Contoh Penerapan Diagram Simpal Kausal (CLD) ~ Rahady Puji Alfiansyah
System dynamics merupakan suatu metode untuk memahami berbagai masalah yang
kompleks. Metode ini telah dikembangkan sejak tahun 1959 oleh Jay W. Forrester. Sebagai suatu
metode, system dynamics mempelajari masalah dengan sudut pandang sistem. Elemen-elemen
sistem tersebut saling berinteraksi dalam suatu struktur umpan balik (causal loop) sehingga
menghasilkan perilaku tertentu. System dynamics mempunyai kelebihan dari metode lainnya
yaitu dapat memasukkan aspek lingkungan luar organisasi untuk turut diperhitungkan sebagai
faktor sebab dan akibat. Richmond mengatakan faktor sebab akibat dalam system dynamics,
mempunyai paradigma “Closed-Loop thinking” sebagai “mengakui bahwa sebab dan akibat tidak linier dan seringkali akhir (akibat) dapat mempengaruhi cara (sebab)”
Penggunaan model system dynamics umumnya mempunyai ciri yang menunjukkan
adanya kemampuan untuk menangkap isu-isu strategis, dibandingkan dengan menangkap
masalah operasional atau teknis. Dikatakan oleh Akkermans & Betrand, bahwa Dinamika sistem model umumnya ditandai sebagai sangat berhasil dalam menangkap isu-isu strategis, bukan yang taktis atau operasional.
Namun demikian, pernyataan tersebut bukan berarti model sistem dinamik tidak mampu menyatukan model operasional, tetapi karena dapat mencirikan operational thinking. Salah satu paradigma yang diungkapkan oleh Richmond dalam systems thinking adalah operational thinking. Operational thinking dapat digunakan untuk ”understanding the
''physic'' of operations and how things really work” sehingga setiap kegiatan yang ada dapat
digambarkan dengan nyata. Dasar pemikiran system dynamic adalah systems thinking. Sistem
adalah keseluruhan interaksi antar unsur dari sebuah objek dalam batas lingkungan tertentu
yang bekerja mencapai tujuan.Kinerja sebuah sistem bukanlah merupakan penjumlahan
unsur-unsur. Sistem bekerja terjadi karena adanya struktur hubungan antarunsur di dalamnya
Metode System Thinking Memiliki Berbagai Tools Dalam Melihat Sebuah Situasi Menyeluruh Yang Saling Berhubungan, Diantaranya Adalah Model Causal Loop Diagram (CLD). Model Causal Loop Diagram (CLD) Atau Yang Sering Juga Dikenal Dengan Diagram Sebab Akibat Adalah Model Yang Digunakan Dalam Sebuah Pemecahan Maupun Pencegahan Masalah Dengan Melihat Setiap Faktor Yang Ada Berkaitan Dengan Faktor-faktor Lainnya.
Model Causal Loop Diagram (CLD) Menggunakan Pendekatan Dalam Pemecahan Masalah Dengan Melihat Kompleksitas Dari Sistem Yang Digambarkan Dengan Sebuah Diagram Berupa Garis Lengkung Yang Berujung Panah Yang Menghubungkan Satu Faktor Dengan Faktor Lainnya. Pada Setiap Panah Yang Ada Di Dalam Causal Loop Diagram (CLD) Terdapat Tanda “S” Dan “O”. Tanda “S” Dan “O” Ini Menunjukan Hubungan Keterkaitan Antara Satu Faktor Dengan Faktor Lainnya. Tanda “S” Menunjukan Hubungan Yang Saling Menguatkan, Yaitu Bahwa Apabila Faktor Yang Menjadi Sebab Atau Faktor Yang Mempengaruhi Meningkat, Maka Faktor Akibat Atau Faktor Yang Dipengaruhi Akan Ikut Meningkat.
Sumber Online Learning Uhamka
Komentar
Posting Komentar